facebook twitter instagram linkedin
  • Home
  • Features
    • Bisnis
    • Motivasi
    • Sejarah
    • Ekonomi
    • Inspirasi
    • Meet the People
    • Musik
  • Teknologi
  • About me
  • MyWork

Blog || Yoda Gunawan

 




 – Tahun 2020 memberikan kita semua pelajaran yang berharga.

Adanya pandemi virus COVID-19, membuat kita sekarang harus lebih bijak dalam mengelola keuangan.

Tidak hanya itu, kita juga harus pintar melihat dan mengambil peluang untuk mencari penghasilan tambahan.

Di masa pandemi tahun 2020, banyak orang yang akhirnya memutuskan untuk merintis bisnis.

Apalagi dengan meningkatkan penjualan bisnis online.

Sekarang, banyak orang membuka toko online dan mempromosikannya di media sosial.

Nah, di tahun 2021 ini, prediksinya perkembangan bisnis online akan terus meningkat.

Bagi kamu yang ingin coba merintis bisnis, berikut adalah peluang usaha baru untuk tahun 2021 dengan modal kecil.

1. Jasa Laundry

Peluang bisnis baru yang bisa kamu lakukan di tahun 2021 adalah jasa laundry.

Ide bisnis ini akan sangat populer jika kamu tinggal di area perumahan atau perkotaan.

Pasalnya, mobilitas tinggi seringkali membuat orang yang tinggal di daerah perkotaan tidak sempat mencuci pakaiannya.

Maka dari itu, jasa laundry bisa menjadi peluang usaha baru yang menjanjikan di tahun 2021.

Modalnya juga tidak banyak, kok.

Kamu bisa memanfaatkan mesin cuci di rumah sebagai modal awalnya.

Di awal menjalankan bisnis ini, kamu bisa menginformasikannya kepada tetangga atau masyarakat sekitar.

Jangan lupa juga untuk memberikan promo menarik supaya bisnismu semakin laris.


2. Bisnis Masker

Bisnis masker merebak luas, ketika pandemi terjadi di Indonesia.

Hal ini disebabkan karena berkurangnya stok surgical mask di pasaran.

Maka dari itu, banyak orang akhirnya beralih menggunakan masker kain, dan tentu saja banyak pebisnis yang menjadikan hal ini sebagai peluang usaha baru mereka.

Nah, di tahun 2021, melihat sampai dengan sekarang pandemi masih juga belum mereda, bisa dipastikan bisnis masker masih akan berpotensi besar.

Kamu bisa menjadikan ide bisnis ini untuk mulai merintis usaha di tahun 2021 nanti.

Adapun, sekarang ini masker kain memiliki peraturannya sendiri, salah satunya harus 3 ply.

Jadi, pastikan kamu menjual masker kain yang tepat, ya.

Selain itu, bisnis masker juga termasuk memiliki modal kecil dan kamu bahkan bisa membuat masker sendiri, lho.


3. Bahan Dekorasi Rumah

Peluang usaha baru yang bisa kamu rintis di tahun 2021 nanti adalah bahan dekorasi rumah.

Pasalnya, selama pandemi ini, banyak orang yang mau tidak mau lebih sering menghabiskan waktu di rumah.

Apalagi dengan adanya sistem kerja work from home dan sistem belajar study from home.

Supaya tidak bosan, orang-orang banyak mendekor rumah khususnya kamar, untuk mengganti suasana di rumah.

Nah, kamu bisa menyiapkan segala kebutuhan itu dengan menjual bahan-bahan dekorasi rumah, seperti sprei kasur, gorden, sarung bantal, tanaman hias, dan lain sebagainya.

Selain itu, kamu juga bisa lho menjual aksesoris-aksesoris kamar seperti, lampu gantung, stiker, atau bahkan lukisan.

Kalau kamu memiliki keterampilan tangan, tentu bisa membuatnya sendiri dan membuat modal jauh lebih kecil.


4. Jasa Titip Beli (Jastip)

Masih berhubungan dengan keadaan pandemi, sekarang ini banyak orang yang enggan meninggalkan rumah.

Selain karena ingin menghindari kerumunan, bisa juga karena mereka sudah terlalu nyaman di rumah.

Nah, kamu bisa memanfaatkan fenomena ini dengan menjalankan Jastip sebagai peluang usaha baru di tahun 2021.

Misalnya, kamu bisa pergi ke mall, atau suatu tempat, lalu menawarkan teman-teman untuk menitipkan barang yang mereka inginkan.

Nantinya, kamu bisa mendapatkan keuntungan dari selisih harga, atau jasa ongkos titip tersebut.

Tapi, perlu diperhatikan bahwa saat menjalani hal ini kamu harus tetap menjalankan protokol kesehatan.

Selalu pakai masker kamu dan lakukan physical distancing.

Selain itu, akan lebih baik kalau kamu memiliki kendaraan sendiri, jadi dalam sekali jalan kalau bisa pergi ke beberapa tempat dengan aman serta nyaman.

Bahkan, kamu bisa menghemat ongkos transportasi, lho.

Sebagai langkah awal kamu bisa menawarkan teman-teman dekatmu terlebih dahulu perihal jastip ini.

Promosikan jasa titip kamu ini kepada followers kamu di media sosial.


5. Jasa Mengajar 

Peluang usaha baru selanjutnya yang bisa kamu terapkan di tahun 2021 nanti adalah jasa mengajar.

Tentunya, mengajar yang dimaksud di sini adalah mengajar secara online.

Ya benar, di saat pandemi berlangsung, banyak kegiatan yang dilakukan di rumah.

Bahkan, banyak juga seminar-seminar yang dilakukan via zoom atau Google meet.

Nah, tidak hanya itu, karena banyak menghabiskan waktu di rumah, tidak sedikit orang yang meluangkan waktunya untuk belajar hal baru.

Maka dari itu, jika kamu memiliki kemampuan dalam suatu bidang, jangan segan untuk melakukan jasa mengajar secara online.

Modal yang kamu perlukan dalam melakuan usaha ini hanyalah akses atau jaringan internet untuk membuatmu tetap online.

Bahkan banyak yang menjadikan hal ini sebagai bisnis sampingan, lho.


6. Reseller/Dropshipper

Selanjutnya kamu bisa menjadikan peluang usaha baru ini sebagai ide dalam merintis bisnis di tahun 2021 nanti.

Ya, menjadi reseller atau menjalankan bisnis dropshipper menjadi marak dilakukan, apalagi dengan berkembangnya bisnis online selama pandemi ini.

Kalau kamu merupakan seorang pemula dalam menjalankan bisnis, reseller atau dropshipper sangat direkomendasikan.

Pasalnya, dua bisnis ini dinilai memiliki modal yang kecil, dan juga resiko kerugiannya juga rendah.

Tak hanya itu, menjadi reseller dan dropshipper juga lebih mudah dilakukan karena kamu tidak secara langsung melakukan produksi produk.

Adapun keduanya walaupun sama-sama menjual produk lain, tapi berbeda cara kerjanya.

Dengan menjadi reseller, kamu biasanya harus menyetok beberapa produk dulu sebelum dijual.

Nah, dengan menjadi dropshipper, kamu bisanya hanya bertugas mempromosikan barang, jika nantinya ada pembeli kamu akan meneruskannya ke supplier.

Setelah melakuan pembayaran, supplier akan mengirimkan produk ke pelanggan, dengan mencantumkan namamu sebagai penjual.


7. Pupuk Kompos

Selanjutnya adalah pupuk kompos yang bisa kamu jadikan sebagai peluang usaha baru menguntungkan di tahun 2021.

Hal ini juga masih berkaitan dengan keadaan pandemi saat ini.

Selama di rumah saja, banyak orang yang melakukan banyak kegiatan di rumah, salah satunya adalah bercocok tanam.

Nah maka dari itu, merintis bisnis pertanian juga bisa menjadi usaha yang menjanjikan di masa depan.

Tidak hanya itu, kamu juga bisa melakukannya dengan modal kecil, dengan memanfaatkan sampah rumah tangga di rumah.

Ya, pupuk kompos bisa kamu buat sendiri, lho apalagi jika kamu memiliki lahan yang luas di rumah.


8. Makanan Sehat

Peluang usaha baru selanjutnya adalah menjual makanan sehat.

Kenapa?

Alasannya kalau makanan saja, pasti sudah banyak sekali pesaingnya, tapi tidak dengan makanan sehat.

Makanan sehat dinilai lebih memiliki pasar yang niche, atau bisa dibilang pasarnya lebih sedikit.

Tapi, bukan berarti potensi pasarnya rendah, malahan prospek bisnis ini ke depannya sangat bagus, lho.

Apalagi sekarang ini sudah banyak orang yang sudah lebih memperhatikan kesehatan, dan memilih mengonsumsi makanan yang lebih sehat.


9. Minuman Herbal

Banyaknya orang yang sadar akan pentingnya kesehatan, maka dari itu selain makanan sehat, mereka juga menyetok beberapa vitamin atau suplemen.

Tapi, sebagai orang Indonesia, banyak dari mereka yang masih mengandalkan minuman herbal, yang berasal dari bahan-bahan alami seperti jahe, kunyit, serai dan lain sebagainya.

Maka dari itu, kamu bisa juga masuk ke dalam bisnis ini dan mulai merintis dengan menjual produk-produk herbal khususnya minuman seperti jamu.

Kamu bisa membeli produknya sendiri, atau bisa juga menjadi reseller/dropshipper.


10. Jasa Digital Marketing

Peluang usaha baru terakhir yang bisa kamu coba adalah jasa digital marketing.

Adapun, sekarang ini dengan berkembangnya teknologi digital, banyak bisnis yang beralih ke dunia digita.

Nah, maka dari itu pemasaran digital juga marak dilakukan.

Setiap bisnis harus memiliki strategi digital marketing yang tepat, kreatif, dan tentunya beda dari yang lain.

Sayangnya, tidak semua orang mengerti dan paham akan dunia digital dalam pemasaran.

Maka dari itu, jika kamu memiliki kemampuan di bidang ini, tidak ada salahnya untuk membuka jasa digital marketing, untuk membantu para pelaku bisnis yang merasa kesulitan menjalankannya.

Kamu juga bisa melakuannya secara remote, dan berhubungan dengan klien melalui online.


Itulah peluang usaha baru untuk tahun 2021 yang bisa kamu pilih untuk kemudian menjadi ide bisnis untuk diterapkan.

Perlu diingat bahwa dalam menjalankan bisnis, kamu memerlukan modal usaha yang cukup.

Modal usaha penting adanya supaya kegiatan opersional, produksi dan promosi bisa berjalan dengan maksimal.


Sumber


 


Semua pemilik usaha pasti memiliki keinginan untuk memiliki website sendiri atau setidaknya memiliki toko online sendiri. Tapi kamu mungkin bingung karena tidak mengerti bagaimana cara pembuatan website dan bagaimana cara mengelolanya.

Pada era digital saat ini kamu tidak perlu khawatir mengenai hal tersebut. Saat ini banyak sekali platform-platform yang bisa kamu gunakan untuk membuat toko online. Kamu bisa menggunakan dari mulai platform yang berbayar sampai yang gratis.

Apa itu Shopify ?

Dengan banyaknya platform-platform digital dengan segudang fitur yang menarik kamu tetap harus memilih platform yang memang sesuai dengan bisnis kamu dan mudah kelola. Karena memilih platform e-commerce yang tepat berarti kamu akan mendapat lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan bisnis kamu. Salah satu platform yang dapat kamu gunakan adalah Shopify.

Shopify adalah platform online shop e-commerce yang paling populer. Platform ini menawarkan sejumlah fitur yang sangat menarik yang berfungsi untuk memeriksa alur management online shop skala kecil dan menengah.

Apa sih Menariknya Shopify ?

Sebagai platform yang banyak digunakan, tentu saja Shopify memiliki banyak hal menarik. Salah satu layanan menarik dari platform ini adalah memiliki paket khusus Facebook Shop.

Dari segi customer, Shopify juga merupakan salah satu platform e-commerce yang memiliki banyak metode pembayaran dan pengiriman. Sementara untuk kamu sebagai pemilik usaha, platform ini membantu dalam hal marketing dan menyediakan data base pelanggan.

Sebagai pemilik usaha sudah pasti kamu harus tahu fitur apa saja yang dimiliki Shopify. Hal menarik apa saja yang dimiliki oleh platform e-commerce tersebut? Berikut ulasannya:

:

  • Sistem Operasi Fleksibel

Platform ini beroperasi dengan menggunakan sistem Cloud sehingga memungkinkan dioperasikan dengan web browser manapun dengan koneksi internet, oleh karena itu, hal ini akan sangat memudahkan kamu.

  • Shopify POS (Point-of-Sale)

Shopify menawarkan fitur pembayaran POS (Point-of-Sale), fitur ini terintegrasi dengan kartu kredit. Selain itu, fitur ini mempermudah berbagai metode pembayaran dan transaksi sehingga kamu dapat melakukan transaksi dengan mudah dimanapun dan dengan platform apapun.

  • Retail Package

Retail package adalah salah satu fitur yang menarik di platform ini. Fitur ini menyediakan opsi upgrade layanan yang powerfull. Dengan fitur ini kamu bisa memberikan staff kamu PIN pribadi. Kamu juga dapat menikmati banyak metode pembayaran seperti kartu kredit, cash, store credit, dan lainnya.

  • Buy Button

Fitur ini memungkinkan kamu membuat katalog produk yang dapat ditempatkan pada situs yang terpisah.

  • Facebook Shop

Platform ini juga memiliki platform yang pastinya kamu butuhkan. Dengan Facebook Shop kamu dapat menambahkan 1 tab baru pada facebook page kamu.

  • Enterprise

Jika ada mendaftar di Shopify dengan paket khusus kamu dapat menikmati layanan ultima dari platform ini. Dimana kamu akan mendapatkan platform multi channel dengan lebih banyak kebebasan skalabilitas.

Shopify adalah Platform yang User Friendly

Platform ini juga memiliki beberapa kekurangan yang harus di pertimbangkan. Salah satunya adalah mengenai biaya. Biaya menggunakan platform ini terbilang cukup tinggi dibanding platform-platform seperti WordPress atau BigCommerce tapi jangan takut karena platform ini memiliki tingkatan biayanya.

Mengapa Shopify banyak digunakan? Selain segudang fitur manik yang ditawarkan oleh platform ini, poin terbesar yang dimiliki platform ini adalah pendekatan tanpa kerumitan dan user friendly. Kamu juga dapat melakukan promosi di media sosial sambil membangun daftar email kamu sendiri. Selamat mencoba membuka toko online!

Sumber

ditulis oleh: Ratna Patria On Domainesia 




 

Pandemi corona telah menyeret jatuh perekonomian di seluruh dunia. Mempertahankan usaha di tengah pandemi sebesar ini jelas perjuangan yang berat sehingga perlu memiliki strategi bisnis di tengah pandemi. Di Indonesia, pandemi COVID-19 merontokkan pertumbuhan ekonomi di kuartal 1-2020 menjadi 2,97%, terendah sejak tahun 2001. Menurut catatan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), sampai April 2020 lalu, jumlah orang yang dirumahkan atau terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat wabah corona mencapai 7 juta orang. Sedangkan berdasarkan data dari CNBC Indonesia, Mei 2020, jumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang gulung tikar mencapai 30.000 usaha.

Meski demikian, harapan tetap harus dijaga. Avrist berkesempatan mewawancarai tiga sahabat Avrist yang bercerita tentang perjuangan menjalankan strategi bisnis di tengah hantaman wabah. Yuk, mari menyimak kisah dan strategi bisnis pengusaha kecil ini di tengah pandemi virus corona.

Khairani Marda, Pemilik usaha fashion anak Baby Zio

Domisili: Depok, Jawa Barat

Instagram: @baby_zio

Usaha apa saja yang Anda jalankan selama ini?

Saya menjalankan usaha di bidang fashion bayi dan anak dengan brand Baby Zio, Ziokudeome, dan Ziokuziome.

Jalur pemasarannya offline atau online?

Kalau dilihat dari segi omzet, sebelum puasa atau Lebaran ini, omzet lebih besar disumbang dari toko fisik. Tapi karena dampak corona, omzet sekarang lebih banyak dari online karena selama corona toko fisik saya tutup. Baru kami buka akhir Mei lalu sebelum Lebaran.

Apakah usaha yang Anda jalankan tersebut terdampak oleh pandemi corona?

Tentu ada dampak. Toko fisik kami tutup, omzet menurun banyak. Sedang online sebenarnya masih sama dengan tahun lalu. Cuma, karena corona ini kami hanya mempekerjakan dua admin toko. Admin toko tadinya banyak, mereka pulang pergi dari rumah mereka ke toko. Tapi kami khawatir kalau mereka bolak balik dari rumah ke toko, takutnya membawa virus ke toko dan menyebar. Makanya, kami menawarkan pada pekerja siapa yang mau tidur di toko, itu yang boleh bekerja. Yang tidak mau tidur di toko, kami rumahkan sementara. Jadi sekarang yang balas online chat itu cuma dua admin. Karena cuma dua, jadinya membalas chat masuk dari customer menjadi slow response . Ada customer yang tidak sabar dan akhirnya membatalkan pesanan. Ini pula yang membuat kenaikan omzet harian kurang cepat. Tapi, mendekati Lebaran ini kami membuka toko fisik lagi dan omzet jadi lumayan tertolong.

Bagaimana strategi Anda mengatasi dampak corona terhadap usaha?

Pertama, diversifikasi produk. Tadinya kami hanya menjual baju atau fashion anak saja. Tapi, kebutuhan anak bukan hanya baju saja. Saat corona mulai mewabah, kebetulan ada bazar buku Big Bad Wolf. Kami manfaatkan untuk menyetok banyak buku-buku impor yang murah dan bagus. Nah, itu kami jual di grup yang kami bikin. Lumayan mengundang antusiasme.

Kedua, kami juga perluas produk ke mainan anak bekerjasama dengan merchant. Jadi, ada tenaga marketing merchant itu yang memberi info penawaran barang-barang sale di merchant seperti Kidz Station atau Toys Kingdom. Itu kami bagi juga ke grup-grup itu. Kami harus membuat orang butuh jangan hanya saat jelang Lebaran saja.

Maka itu, dari segi penjualan online, justru malah banyak peminat karena kami juga menawarkan barang-barang bukan cuma pakaian. Buku dan mainan itu barang-barang yang dibutuhkan anak-anak saat pandemi seperti ini agar mereka tidak bosan di rumah saja. Dua produk itu juga masih berhubungan dengan pasar kami yaitu kebutuhan anak-anak.

Apa tips yang bisa Anda bagi untuk sesama pebisnis di tengah pandemi seperti ini?

Jangan pernah puas hanya dengan satu produk. Seperti kami yang tadinya hanya bergerak di fashion, jadi melebar ke buku dan mainan. Yang penting masih dalam satu target pasar yang sama. Kalau jualan lebih bervariasi, customer tidak hanya datang saat butuh baju saja atau saat jelang Lebaran saja.

Lalu, sering-sering gelar sale atau promo. Sale itu bikin orang mendekat, butuh atau tidak butuh barang. Orang yang sebenarnya mungkin belum butuh mainan, misalnya, saat ada sale jadi mikir, “kok murah, ya.” Orang suka barang murah yang berkualitas. Kebetulan kami menjual mainan sale berkualitas seperti brand Hasbro, barang-barang dari Toys Kingdom dan Kidz Station sudah ketahuan berkualitas.

Selain itu, pemilik usaha juga harus tetap optimistis dan berpikiran positif. Kondisi pandemi ini yang mengharuskan kita hanya di rumah saja sebenarnya memberi waktu kita untuk lebih kreatif, lebih banyak menggali ide. Dibanding sebelumnya saat kita kerja grasa-grusu keluar-masuk toko.

Meilly Kusumadewi, Pemilik Delipel, merek oleh-oleh khas Subang

Domisili: Subang, Jawa Barat

Instagram: @delipel.subang

Usaha apa saja yang Anda jalankan selama ini?

Saya mengelola usaha makanan olahan nanas dengan merek Delipel, bersama saudara saya. Delipel adalah produk olahan nanas, oleh-oleh khas daerah Subang, Jawa Barat. Jenis produknya bermacam-macam, mulai selai nanas, jus nanas, nastar, pie, dan lain sebagainya.

Jalur pemasarannya offline atau online?

Kami memakai dua jalur yaitu offline dan online. Tapi, berdasarkan sumbangan omzet, 80% omzet Delipel disumbang oleh jalur pemasaran offline. Sisanya baru online.

Apakah usaha yang Anda jalankan tersebut terdampak oleh pandemi corona? Seberapa besar?

Tentu ada. Dampaknya sangat besar. Misalnya, dari segi omzet. Omzet penjualan Delipel turun hingga 70%. Kami juga terpaksa menghentikan sebagian karyawan. Untuk karyawan yang masih bertahan, kami juga terpaksa menurunkan gaji. Sedangkan dari segi bahan baku, tidak ada dampak besar karena kami sudah mengamankan stok cukup banyak untuk bahan-bahan kue. Subang sejauh ini daerah penghasil buah nanas yang berlimpah.

Bagaimana strategi bisnis Anda mengatasi dampak tersebut?

Kami tetap menjalankan branding Delipel melalui media sosial. Tapi, dengan konten yang menyesuaikan dengan situasi corona. Misalnya, membagi edukasi karyawan tentang sanitasi. Lalu, menggelar Delipel berbagi pada kaum dhuafa. Bukan bermaksud pamer, tapi kami ingin mengirim pesan bahwa bisnis kami tetap berjalan walau terseok-seok.

Lalu, supaya penjualan tetap terkejar, kami juga menempuh inovasi produk yang cocok dikonsumsi saat wabah seperti ini dengan merilis jenis produk baru seperti cireng sambal nanas. Sembari itu, kami juga terus menawarkan berbagai promo.

Seberapa efektif strategi itu menolong usaha Anda?

Cukup efektif. Karena dengan adanya produk baru yaitu Cireng Sambal Nanas, walau kami rilis dengan merek lain, itu cukup menambah omzet walau tidak terlalu signifikan.

Apa tips yang bisa Anda bagi untuk sesama pebisnis di tengah pandemi seperti ini?

Tetap tenang, tetap berpikir, lakukan inovasi. Jual apa aja yang sekiranya cocok saat pandemi corona ini tapi jangan terlalu jauh dari bisnis inti. Misalnya, Delipel kan bisnis olahan nanas, ya, belok sedikit berinovasi menjual cireng sambal nanas. Jadi bukannya drastis menjadi jualan masker. Inovasi produknya tidak jauh-jauh dari core business. Tips penting lain, pemilik usaha, leader usaha, harus tetap tenang menghadapi kondisi pandemi seperti ini. Karena kalau leader sudah kelihatan panik dan khawatir, kasihan karyawan.

Ratu Saskia Bilqis, Pemilik usaha Ratu Bilqis Syari (RB Syari)

Domisili: Kebon Jeruk, Jakarta Barat

Instagram: @ratubilqisyari

Usaha apa saja yang Anda jalankan selama ini?

Saya membuat baju muslim syari untuk kaum hawa seperti gamis dan jilbab yang dipasarkan sepenuhnya lewat online.

Apakah usaha yang Anda jalankan tersebut terdampak oleh pandemi corona?

Terdampak sekali. Omzet menurun hingga lebih dari 50%. Lalu, bulan April lalu seharusnya ada Indonesia Fashion Week, itu event besar bagi pelaku fashion. Acaranya batal karena pandemi. Efek lain misalnya untuk suplai bahan baku. Sebenarnya suplai bahan baku RB Syari, sih, aman. Masih bisa order ke toko kain langganan melalui Whatsapp atau Instagram. Hanya memang, harga kain mulai naik bahkan sejak sebelum ada pembatasan skala besar (PSBB). Pedagang kain di Pasar Tanah Abang mulai kesulitan memperoleh suplai kain. Kain itu, kan, banyak berasal dari China dan India. Karena suplai kain mulai sulit, pedagang pun mulai menjual dengan harga agak mahal. Sedang distribusi barang atau pengiriman, alhamdulillah tetap aman. Walau mungkin PSBB membuat agak lebih lama tapi komplain customer tidak banyak.

Bagaimana strategi bisnis Anda mengatasi dampak tersebut?

Saya ikuti perkembangan kondisi yang terjadi saat ini. Misalnya, karena kini ada wabah corona, saya ikut jual masker kain tapi bukan untuk cari untung. Saya bikin masker kain karena jengkel lihat orang-orang jual masker mahal banget. Jadi, saya buat yang murah, hanya Rp4.500 per unit. Ini tidak bisa dikategorikan sebagai langkah perbaikan omzet, sih. Tapi ini cara kami menunjukkan empati dengan kondisi pandemi ini. Saya membuat story behind pembuatan masker ini di instagram. Tentang penjahit yang berkurang order jahitan dan menawarkan membuat masker. Kami jual murah dan keuntungannya kami belikan sembako untuk donasi. Ini akhirnya menjadi value bisnis saya. Jadi, ingin menunjukkan pada customer bahwa brand ini peduli dan berempati dengan kondisi saat ini, bukan cuma jualan saja atau mikirin cuan. Saat seperti ini saling rangkul itu penting.

Lalu, saya manfaatkan situasi ini untuk menjual stok-stok lama dengan harga diskon yang cukup besar. Paling tidak customer masih akan beli karena harganya terdiskon. Strategi lain untuk membantu omzet, saya jual khimar dan kerudung pendek rumahan. Misalnya, untuk khimar itu ada cadar, kami edukasi bisa sekalian menjadi masker. Tinggal diselipkan tisu. Itu lumayan laku. Produk ini saya bikin dengan sistem maklon ke teman pemilik konveksi, jadi tinggal jual saja dengan brand sendiri. Ini pertama kalinya RB Syari memakai sistem maklon, biasanya kami produksi semua sendiri. Mengapa pilih maklon? Karena dari sisi biaya jauh lebih murah, modal lebih murah, risikonya lebih kecil.

Saya juga membuat daster rumahan. Ceritanya, RB Syari punya produk best seller bernama Easy Abaya. Pandemi ini membuat orang banyak berdiam di rumah. Akhirnya saya bikin Easy Abaya yang bisa dikenakan di rumah tapi saat dipakai keluar rumah juga oke. Produk ini lumayan laku.

Untuk koleksi Idul Fitri yang sudah dirilis, alhamdulillah habis semua walau memang saya bikin stok tidak banyak. Ada beberapa koleksi Idul Fitri yang masih saya tahan karena situasi pandemi ini. Itu karena tipe customer saya apabila saya rilis produk lalu kurang laku, akhirnya saya harus memberi diskon. Customer minta koleksi terbaru terus. Jadi, hanya beberapa koleksi saja yang saya jual untuk Idul Fitri ini.

Apa tips yang bisa Anda bagi untuk sesama pebisnis di tengah pandemi seperti ini?

Harus tetap semangat. Dampak COVID-19 ini ke semua aspek, bukan hanya ke pebisnis UMKM. Pebisnis besar pun terdampak sekali. Tetap jalankan bisnis ini dengan adaptasi perubahan. Misalnya, terkait strategi promosi. Karena ini sudah mulai masuk “new normal”, jadi perlu strategi baru juga. Kita harus baca lagi research paper terkait perilaku customer yang berubah seiring “new normal”. Tidak bisa tetap dengan strategi lama. Misalnya, untuk pembayaran, ada customer yang minta cash on delivery (CoD) karena tidak punya rekening dan tidak bisa keluar rumah. Itu bisa disiasati dengan ikut e-commerce seperti Lazada yang menyediakan CoD.

Selalu komunikasikan ke customer tentang value brand kita. Bahwa bisnis kita tidak cuma cari cuan tapi juga ingin memberi positive impact ke masyarakat. Situasi seperti ini juga waktu yang tepat untuk menyelesaikan atau membuat hal-hal yang masih tertunda sebelumnya. Misalnya, saya berencana membangun lagi reseller produk RB. Juga, membuat brand baru bernama Laqoeni. Pandemi ini bisa membuka peluang baru yang tadinya tertutup karena kesibukan kita.

Itulah kisah tiga sahabat Avrist, para pemilik usaha, berjuang menjalankan strategi bisnis di tengah pandemi corona. Tetap optimistis, terus melahirkan diversifikasi dan inovasi produk sesuai kondisi pandemi dan kreatif menjalankan jurus pemasaran yang tepat agar omzet penjualan terus bisa dikejar adalah langkah yang terbukti berhasil dijalankan oleh tiga sahabat Avrist tersebut. Bagi Anda pemilik bisnis, semoga bisa terinspirasi strategi bertahan mereka dan tetap semangat!

Sumber

 

Rasa cemas dan panik tentu mendarat di hati para pelaku bisnis ketika krisis ekonomi menyebar di hampir seluruh negara di dunia akibat Virus Corona atau COVID-19. Alasannya, pebisnis khawatir usaha yang mereka jalani akan terkena imbas krisis. Agar terhindar dari kepanikan, Anda perlu mengetahui sektor bisnis tahan krisis.

Kondisi krisis menyisakan ketidakpastian. Perusahaan, konsumen, bahkan pemerintah berupaya keras memahami apa yang sedang terjadi dan tindakan apa yang harus diambil untuk mengatasi persoalan masif ini. 

Mengamati situasi tersebut, Anda harus mampu mengendus setiap peluang yang muncul ke permukaan pasar tanpa terikat dengan momentum tertentu. Peluang itu hadir dari adanya kebutuhan pasar yang belum dapat dipenuhi seluruhnya, atau persoalan pasar yang belum menemui solusi.

Kedua komponen tersebut membuat beberapa peluang usaha tahan terhadap kondisi krisis dan bisa dijalankan dengan baik. 

Dalam hal ini, terdapat lima sektor bisnis yang dinilai tahan krisis, antara lain, bisnis makanan dan minuman atau food and beverage (F&B), usaha penjualan kebutuhan bahan pokok, sektor jasa atau produk kesehatan, usaha jasa pendidikan dan pelatihan, serta bisnis sektor digital.

Simak penjelasan berikut cara menggeluti usaha-usaha tersebut seperti dikutip Jurnal by Mekari.

Usaha Food & Baverage

Bisnis food and beverage dianggap salah satu sektor bisnis tahan krisis ekonomi karena masyarakat membutuhkan pasokan makan dan minum dalam kondisi apapunm bahkan kondisi serba sulit sekalipun. Dengan demikian, sektor F&B tidak akan pernah surut dan kehilangan konsumen. 

Tak hanya itu, bisnis di sektor makanan dan minuman juga dianggap membutuhkan modal yang relatif kecil, tenaga kerja yang tak terlalu banyak, namun dengan margin laba yang besar dan perputaran arus kas yang cepat. Beberapa faktor tersebut membuat bisnis F&B sulit menjadi 'korban' dari krisis besar. 

Ketika krisis ekonomi melanda suatu wilayah, bisnis kuliner bisa saja mengalami penurunan omzet. Namun perputaran uang yang besar dalam waktu cepat membuat sektor ini tak memiliki alasan untuk mengalami kebangkrutan. 

Pebisnis sektor F&B bisa menjalankan strategi peningkatan omzet dengan berinovasi sesuai perubahan perilaku konsumen dari masa ke masa. Intinya, diperlukan integritas dalam jiwa setiap pelaku usaha sehingga muncul peluang untuk mendapatkan kepercayaan konsumen, terutama ketika banyak pesaing tidak mampu memenuhi janjinya.

Maka manfaatkanlah bisnis kuliner Anda saat masa krisis supaya Anda tetap mendapatkan konsumen meski keadaan sedang sulit. 

Usaha Kebutuhan Bahan Pokok

Serupa dengan bisnis F&B, bahan pangan pokok merupakan salah satu kebutuhan primer masyarakat yang sulit untuk diabaikan dalam kondisi apapun, termasuk kondisi krisis ekonomi. Hal ini membuat bisnis perdagangan bahan pokok menjadi salah satu sektor bisnis tahan krisis. 

Kendati terjadi fluktuasi harga komoditas karena faktor persediaan dan permintaan, namun hal itu tak akan menjadi persoalan besar hingga membuat usaha sektor ini pailit. Anda hanya cukup mengelola keuangan dengan cermat, terutama mengelola modal kerja agar dapat mengambil peluang ketika harga sedang turun dan bisa tetap bertahan ketika harga bahan pokok sedang melonjak.

Tak hanya itu, Anda juga perlu mencari celah yang tepat untuk mempertahankan bisnis di tengah kondisi krisis. 

Selamatkan Bisnis dari Krisis saat Covid-19 dengan 15 Strategi Ini!

Usaha Jasa/Produk Kesehatan

Baik pada masa normal maupun saat krisis , masyarakat tetap membutuhkan jasa layanan kesehatan dan produk kesehatan sebagai salah satu kebutuhan yang krusial untuk tetap bertahan hidup. Maka itu, para tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, apoteker hingga karyawan pusat kesehatan berada di garda terdepan untuk menjamin kesehatan masyarakat.

Telebih ketika masa krisis akibat virus Corona yang terjadi di berbagai belahan dunia seperti saat ini.  Berbagai latar berlakang tersebut menjadi alasan yang membuat bisnis kesehatan termasuk salah satu yang bisa bertahan di masa krisis sekalipun.

Kebutuhan menjaga dan memulihkan kesehatan tak akan hilang karena momentum apapun, sehingga bisa dijadikan peluang bisnis sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan atas kesehatan. 

Seputar Studi Kelayakan Bisnis yang Harus Anda Ketahui

Usaha Jasa Pendidikan dan Pelatihan

Momentum krisis, baik krisis ekonomi, politik, sosial, maupun kesehatan tak akan menghentikan laju perkembangan sektor jasa pendidikan dan pelatihan di berbagai belahan bumi manapun. Pasalnya, kebutuhan untuk belajar sesuatu hal yang baru tak akan surut di tengah-tengah masyarakat, meski dalam kondisi krisis sekalipun.

Bahkan masa krisis merupakan momentum yang tepat, karena sebagian orang mengevaluasi diri dan menganggap dirinya membutuhkan lebih banyak pengetahuan untuk terus mengembangkan diri. Hal ini yang membuat bisnis di industri pendidikan dan pelatihan lebih mampu bertahan saat perekonomian dalam kondisi yang buruk. 

Bisnis Digital 

Bisnis digital menjadi salah satu dari deretan sektor bisnis yang dianggap paling dapat bertahan dalam kondisi krisis sekalipun. Tak dapat dipungkiri bahwa perkembangan teknologi membawa pencerahan bagi masyarakat dan mampu mendukung hingga mengembangkan sektor-sektor bisnis lain.

Dalam prosesnya, bisnis digital justru menjadi solusi bagi sebagian besar masyarakat untuk keluar dari persoalan, bahkan dapat mendorong masyarakat untuk keluar dari masa krisis. Misalnya, teknologi digital berupa aplikasi video conference bisa membantu para karyawan untuk bertatap muak jarak jauh dan menyelesaikan persoalan bisnis ketika masa krisis kesehatan akibat Pandemi Covid-19 saat ini.

Teknologi seperti software akuntansi online juga bisa membantu perusahaan untuk mengatasi persoalan pengelolaan keuangan secara praktis, akurat dan cepat. Intinya, keberhasilan akan tercapai jika Anda memiliki energi dan kepercayaan diri atas kemampuan yang dimiliki untuk melewati krisis. Sebab pada dasarnya, setiap pelaku usaha harus siap dan bersemangat untuk ‘memenangkan’ setiap krisis.

Sebagai aplikasi software akuntansi online, Jurnal ikut mendukung dan berkomitmen membantu menjawab tantangan untuk menjaga produktivitas dan pertumbuhan ekonomi di tengah tuntutan untuk mengurangi mobilitas ke tempat kerja dan keramaian umum lewat program #UKMtahankrisis.

Cari tahu selengkapnya mengenai produk Jurnal di website Jurnal atau isi formulir berikut ini untuk mencoba demo gratis Jurnal secara langsung. Cukup ketuk banner di bawah ini untuk mendapatkan promo kesempatan bonus berlangganan Jurnal selama 60 hari dan diskon 35% (Minimal subscribe 12 bulan).

sumber

Older Posts

My Youtube Playlist

About


Hello, There!

Blog ini dibuat sepuluh tahun lalu tepatnya di tahun 2010 ketika admin masih Kuliah tingkat awal, Sepuluh tahun berlalu berawal dari belajar mengenai tata kelola blog yang baik dalam bentuk HTML dan CSS meskipun masih belajar, mohon maaf jika masih ada beberapa artikel yang bukan merupakan original buatan dari admin ,dimana disadur dari beberapa portal web namun tetap mencantumkan sumber artikel bersangkutan



LET’S BE FRIENDS

Trending

Tata Kelola Keuangan untuk UMKM

Labels

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • inspirasi
  • Meetthepeople
  • Motivasi
  • Musik
  • Sejarah
  • Sosial Politik
  • Teknologi

YouTube channel

youtube image

Instagram

@INSTAGRAM
Created By SoraTemplates | Distributed by GooyaabiTemplates